Dibaca : 9958 x

Artikel
Jumat, 14 Maret 2025
Agenda DPR Bulan Depan

Agenda DPR Bulan Depan

Pada April 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memiliki beberapa agenda penting yang akan dibahas dan diselesaikan. Berikut adalah beberapa agenda utama yang telah direncanakan:

1. Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Prioritas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025

DPR RI telah menetapkan 41 RUU sebagai prioritas dalam Prolegnas 2025, termasuk 6 RUU yang merupakan kelanjutan dari periode sebelumnya. Pada April 2025, DPR akan melanjutkan pembahasan beberapa RUU prioritas tersebut, seperti:

  • Revisi Undang-Undang Pemilu: Komisi II DPR RI merekomendasikan agar revisi UU Pemilu dilaksanakan pada awal 2025, dengan tujuan menyempurnakan sistem pemilu sebelum pelaksanaan Pemilu 2029.

  • Revisi Undang-Undang TNI: Pembahasan mengenai perubahan UU TNI juga menjadi salah satu agenda prioritas, dengan fokus pada penyesuaian usia pensiun dan penguatan profesionalisme TNI.


2. Pengawasan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025

Sebagai tahun pertama APBN di bawah pemerintahan Presiden Prabowo, DPR akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan APBN 2025. Fokus pengawasan meliputi efektivitas belanja pemerintah, penyesuaian kebijakan strategis, serta memastikan program pemerintah dapat meningkatkan kualitas hidup rakyat.


3. Evaluasi Program dan Kebijakan Pemerintah

DPR akan mencermati dan menindaklanjuti pelaksanaan program pemerintah untuk memastikan kesesuaiannya dengan kemampuan keuangan negara, mitigasi risiko, dan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik. Hal ini mencakup perencanaan, pembiayaan, persiapan, dan pelaksanaan program yang memenuhi prinsip good governance dan memberikan kenyamanan bagi rakyat.

Agenda-agenda tersebut mencerminkan komitmen DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan demi kepentingan rakyat dan negara.




Dr. Rachmat, SE, MSE
Dosen STIE MULIA PRATAMA

Arsip Artikel:

Rabu, 15 Juli 2026
Ironi Digitalisasi Pajak: Ketika Sistem Baru Berjalan, Penerimaan Justru Menyusut

Jumat, 08 Mei 2026
Danantara dan GoTo: Ketika Negara Masuk ke Pasar

Kamis, 07 Mei 2026
Saat Pasar dan Publik Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rabu, 06 Mei 2026
Depresiasi Rupiah dan Stabilitas Makroekonomi: Antara Tekanan Global dan Kredibilitas Kebijakan

Sabtu, 02 Mei 2026
Refleksi Hari Pendidikan Nasional dan Jalan Indonesia Keluar dari Middle-Income Trap

Jumat, 01 Mei 2026
Refleksi Hari Buruh 2026 :Tantangan Ketenagakerjaan Indonesia ditengah Transformasi Ekonomi Global

Jumat, 01 Mei 2026
Refleksi Hari Buruh 2026 :Tantangan Ketenagakerjaan aindonesia ditengah Transformasi Ekonomi Global

Minggu, 26 April 2026
DPD RI dan Ancaman Sentralisasi Fiskal: Ketika Suara Daerah Kian Meredup

Kamis, 23 April 2026
Audit Triliunan dan Rapuhnya Negara: Mengapa Kebocoran Fiskal Terus Berulang?

Senin, 20 April 2026
Menjaga Stabilitas atau Sekadar Menjaga Surplus? Refleksi Kritis Kinerja LPS 2025

Arsip Artikel..


Mengenai Saya:

Dr. Rakhmat, SE, MSE

Saya adalah dosen di Kampus STIE MULIA PRATAMA dan juga sebagai tenaga ahli di DPR RI Komisi XI

Artikel Popular:


RUU Migas masih belum dibahas DPR
Proyeksi Nilai Tukar 2025: Antara Defisit Transaksi Berjalan dan Ketidakpastian Global
Menjaga Independensi Bank Indonesia dari Tarikan Politik
Syarat Untuk Menjadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR
Menggagas Ide Soehartonomics untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Resiko Burden Sharing bagi Bank Indonesia: Sebuah Tinjauan
Kasus Dana CSR BI. Apa yang sebenarnya terjadi?