Jurnal17 Maret 2022
Kemampuan perusahaan untuk berkembang tidak terlepas dari bantuan dan dukungan yang besar dari para karyawan. Karyawan merupakan aset yang paling penting dan harus dijaga, karena karyawan merupakan tolok ukur kemajuan perusahaan, setiap perusahaan selalu menginginkan karyawannya bekerja maksimal, namun terkadang perusahaan lupa bahwa karyawan juga menginginkan imbalan yang pantas dan adil atas pekerjaannya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai, apakah motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai, apakah kepemimpinan dan motivasi secara bersama-sama dapat mempengaruhi kinerja pegawai.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan oleh peneliti langsung di lapangan. Untuk analisis data menggunakan uji statistik dan perhitungan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan perhitungan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil Y = 3,312 + 0,825 X1 + 0,096 X2. Dan R Square sebesar 0,829 berarti besarnya sumbangan kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai sebesar 82,9% sedangkan sisanya sebesar 0,171 atau 17,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dengan tingkat signifikansi 0,292 > 0,05. Dan secara simultan menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05.
PDF:
https://repository.stiemp.ac.id/mp/article/view/166/34