Dibaca : 9917 x

Jurnal
2023.11.15
Pengaruh Motivasi, Disiplin dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada BCA Kcp Grand Wisata Bekasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi, disiplin, dan lingkungan terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Sampel populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di Cabang BCA Grand Wisata City yang berjumlah 45 orang. Berdasarkan hasil pengujian terlihat bahwa nilai thitung pada variabel motivasi sebesar 6,079 lebih besar dari nilai tabel yaitu 2,020 (6,079 ? 2,020) sedangkan nilai sig pada variabel motivasi kurang dari 0,05 (0,000 ? 0,05 ). Sedangkan nilai thitung pada variabel disiplin sebesar 2,848 lebih besar dari nilai tabel sebesar 2,020 (2,848 ? 2,020) dan nilai sig kurang dari 0,05 (0,041<0,05). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui nilai thitung variabel lingkungan kerja sebesar 2,359 lebih besar dari nilai tabel sebesar 2,020 (2,359 > 2,020) dengan nilai sig lebih kecil dari 0,05 (0,022 <0,05). Pengaruh motivasi, disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan berdasarkan hasil perhitungan SPSS 23 menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung sebesar 61,827 > 2,83. Kesimpulan dari penelitian ini berarti motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Variabel disiplin juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat diartikan semakin tinggi tingkat kedisiplinan pegawai maka kinerja pegawai akan semakin baik/meningkat, begitu pula sebaliknya semakin rendah tingkat kedisiplinan pegawai maka kinerja pegawai akan semakin rendah. Variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sehingga dapat diartikan bahwa semakin baik lingkungan kerja karyawan maka semakin baik pula kinerja karyawan tersebut. Kemudian variabel motivasi, disiplin dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai, semakin tinggi motivasi, disiplin dan lingkungan kerja semakin kondusif maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Koefisien determinasi (R2) pada penelitian ini sebesar 0,806 atau 80,6% yang berarti variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel motivasi, disiplin dan lingkungan kerja sebesar 80,6%, sedangkan sisanya sebesar 10,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar mode penelitian ini.



PDF:

https://repository.stiemp.ac.id/mp/article/view/229



Dr. Rachmat, SE, MSE
Dosen STIE MULIA PRATAMA

Arsip Jurnal:

Senin, 12 Januari 2026
IHSG Awal 2026: Optimisme yang Perlu Diuji oleh Data dan Fundamental

2024.08.02
Analisis Pembiayaan Musyarakah dan Murabahah Terhadap Kredit Macet Pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Bina Usaha Mandiri Indonesia

2024.07.27
Analisis Pengaruh Pengembangan Karir dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT Bumjin Electronic Indonesia

2024.07.20
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Lingkungan Terhadap Kepuasan Penyewa Pada PT. Plaza Nusantara Realty


Analisis Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas Pada Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efekk Indonesia Pada Tahun 2018-2022

2024.06.25
Analysis Of The Influence Of Electronic Word Of Mouth Communication (E-Wom) and Pricing Strategy On Purchasing Decisions In Richeese Factor Restaurants


Analisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Komitmen Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada RSUD Kabupaten Bekasi Periode Maret 2023 - Mei 2023


Analisis Pengaruh Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan PT Global Insight Utama Green Nitrogen


Analisis Pengaruh Pengembangan Karir Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Supernova Flexible Packaging

2023.11.15
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Work Enggamenent (Keterlibatan Kerja), Kinerja Terhadap Quality Of Worklife (Kualitas Kehidupan Kerja) Guru, Pada Yayasan Pendidikan Karya Bahana Mandiri

Arsip Jurnal..


Mengenai Saya:

Dr. Rakhmat, SE, MSE

Saya adalah dosen di Kampus STIE MULIA PRATAMA dan juga sebagai tenaga ahli di DPR RI Komisi XI

Artikel Popular:


RUU Migas masih belum dibahas DPR
Proyeksi Nilai Tukar 2025: Antara Defisit Transaksi Berjalan dan Ketidakpastian Global
Menjaga Independensi Bank Indonesia dari Tarikan Politik
Syarat Untuk Menjadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR
Menggagas Ide Soehartonomics untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Resiko Burden Sharing bagi Bank Indonesia: Sebuah Tinjauan
Kasus Dana CSR BI. Apa yang sebenarnya terjadi?